Senin, 16 Februari 2015

Monisfar: "Penyuluh Mampu Menciptakan Inovasi dan Memberikan Contoh Bagi Petani"

Selasa, 17 Februari. Dengan menggunakan atribut KORPRI, Monisfar, S.Sos mengunjungi UPT BP4K2P Kecamatan Ampek Angkek bersama rombongan. Turut hadir pejabat yang baru dilantik oleh Bupati Agam untuk BP4K2P yaitu Syafrizal, S,Sos yang merupakan Kepala Bidang Penyuluhan dan Zufren, SP selaku Sekretaris BP4K2P. Kunjungan rombongan BP4K2P Kabupaten Agam tersebut dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi pejabat baru lingkup BP4K2P.
Syafrizal, S,Sos merasa seperti anak yang hilang kembali pulang dengan bergabungnya kembali ke dunia penyuluhan. Dengan mottonya ciptakan senyuman dalam bekerja, Syafrizal, S,Sos berharap penyuluh harus menunjukkan kelasnya. Penyuluh harus mengeluarkan imajinasi dan inovasinya dalam mengembangkan suatu kreativitas sehingga apa yang dilakukan dapat menjadi suri tauladan.
Sementara itu, Zufren, SP berharap masukan dan saran dari para penyuluh dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap para penyuluh itu sendiri. Sekretariat adalah pelayan bagi para penyuluh dan seharusnya mempermudah pengadministrasian para penyuluh. Mari kita tingkatkan marwah dan nilai penyuluh.
Nasib penyuluh janganlah seperti “Puluik-puluik”. “Tabaok lai tapi indak dinilai urang”. Untuk itu Monisfar, S.Sos memberikan tiga kunci moralitas yang harus dimiliki penyuluh supaya tidak seperti Puluik-puluik. 


1)     Moralitas individu
Penyuluh harus mempunyai sikap, prilaku dan karakter menjadi suri tauladan bagi petani
2)     Moralitas intelektual
Penyuluh harus berinovasi dan kreatif dalam melakukan suatu pekerjaan, karena tanpa kreatifitas maka penyuluhan akan mati
3)     Moralitas integritas
Merupakan sikap bangga terhadap penyuluhan dan menjaga nama besar Korp penyuluhan.

Ke depan Monisfar berharap, penyuluh mampu menciptakan inovasi dan memberikan contoh bagi petani di saat para petani sudah semakin canggih dengan perkembangan IT. Penyuluh harus melek terhadap perkembangan teknologi. (Sang T).

Minggu, 08 Februari 2015

Walinagari Lambah berharap Nagari Lambah dapat menjadi Kawasan Pengembangan Peternakan di Kabupaten Agam


Nagari Lambah menjadi penutup kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Ampek Angkek. Musrenbang yang dilaksanakan hari ini, tanggal 9 Februari 2015 bertempat di lantai dua aula kantor Nagari Lambah ini bertujuan untuk menjemput aspirasi dari masyarakat berdasarkan prioritas-prioritas utama. Turut menghadiri kegiatan tersebut Syaiflin, Ketua Komisi IV DPRD Agam yang membawahi bidang pendidikan, kesehatan, serta juga turut hadir Bulqaini, S. Fil anggota komisi II DPRD Agam yang membidangi Perekonomian dan Pertanian.
Dalam usulan Musrenbang Nagari Lambah, penyuluh peternakan Yose Elfiranto, SST memberikan masukan dan gambaran, bahwa Kabupaten Agam dibagi menjadi kawasan Jeruk dan Peternakan. Nagari Lambah sangat potensial dalam hal pengembangan keduanya. Potensi pengembangan kawasan peternakan di Nagari Lambah sangat melimpah. Hal ini didukung juga dengan keberadaan Puskeswan di Jorong Koto Hilalang.
 Selain itu potensi kelompoktani RGN di Jorong Koto Marapak, perlu mendapat sentuhan dari pemerintahan Kabupaten Agam melalui Bupati Agam. Untuk itu pihak Nagari harus bisa mengekspos potensi yang dimiliki kelompoktani RGN tersebut.
Camat menyampaikan bahwa tidak ada usulan yang naik di jalan, sebab jika hal tersebut dilaksanakan maka pihak nagari bersalah dalam pengambilan keputusan. Dalam mengusulkan prioritas jangan hanya usulan pisik saja yang diajukan.
Syaiflin menyampaikan bahwa ada nomenklatur pengusulan dalam Musrenbang. Diperlukan kecerdasan dan kearifan dalam rangka memajukan Nagari. Hal ini didukung juga oleh Bulqaini, S. Fil, yang menyampaikan bahwa utamakan kepentingan bersama. Bulqaini, S. Fil berharap kelompoktani yang ada di Kecamatan Ampek Angkek mengajukan proposal pertanian meliputi proposal peternakan, proposal Alsintan dan proposal irigasi tersier. Sebab ketiga bidang tersebut menjadi prioritas pertanian Pemda Agam.
Menutup Musrenbang, walinagari Lambah berharap Nagari Lambah dapat menjadi Kawasan Pengembangan Peternakan di Kabupaten Agam. (Sang T)

Selasa, 03 Februari 2015

MUSRENBANG Biaro Gadang Untuk Kegiatan Pertanian




Rabu, 4 Februari 2015 Nagari Biaro Gadang melakukan MUSRENBANG bertempat di aula kantor Walinagari. Turut menghadiri acara tersebut Bapak Camat beserta staf, Koramil, para tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, Kepala Jorong dan dinas Instansi.
Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana masyarakat saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui badan perencanaan (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urutan dan alokasi anggaran. Musrenbang di Nagari dilaksanakan pada awal tahun.
Pada kesempatan ini, Ka. UPT BP4K2P Kecamatan Ampek Angkek menyampaikan usulan dan prioritas kegiatan untuk Nagari Biaro Gadang sebagai berikut:




  1. Pengadaan Hand Tractor untuk beberapa  
  2. Pengadaan Threaser
  3. Pengadaan Biogas untuk kelompoktani yang bergerak di bidang sektor peternakan
  4. Pengembangan kawasan Jeruk Madu
  5. KRPL
  6. Bantuan benih ikan
  7. Pelatihan manajemen bagi Gapoktan
  8. Jalan usaha tani di Banda Pili
  9. Dukungan dan bantuan pada kegiatan pertanian organik di kelompoktani Ikhlas
  10. Bantuan UPPO dan pengembangan kawasan peternakan
Menutup pembicaraan , dukungan dari Nagari dan Kecamatan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan sangat diperlukan dalam rangka memajukan kegiatan tersebut di Nagari Biaro Gadang. Diharapkan melalui usulan MUSRENBANG tersebut, setiap pengusulan  yang menjadi prioritas utama dapat diterima dan diwujudkan pada tahun 2016.