Dalam usulan
Musrenbang Nagari Lambah, penyuluh peternakan Yose Elfiranto, SST memberikan
masukan dan gambaran, bahwa Kabupaten Agam dibagi menjadi kawasan Jeruk dan
Peternakan. Nagari Lambah sangat potensial dalam hal pengembangan keduanya.
Potensi pengembangan kawasan peternakan di Nagari Lambah sangat melimpah. Hal
ini didukung juga dengan keberadaan Puskeswan di Jorong Koto Hilalang.
Selain itu potensi kelompoktani RGN di Jorong
Koto Marapak, perlu mendapat sentuhan dari pemerintahan Kabupaten Agam melalui
Bupati Agam. Untuk itu pihak Nagari harus bisa mengekspos potensi yang dimiliki
kelompoktani RGN tersebut.
Syaiflin
menyampaikan bahwa ada nomenklatur pengusulan dalam Musrenbang. Diperlukan
kecerdasan dan kearifan dalam rangka memajukan Nagari. Hal ini didukung juga oleh
Bulqaini, S. Fil, yang menyampaikan bahwa utamakan kepentingan bersama.
Bulqaini, S. Fil berharap kelompoktani yang ada di Kecamatan Ampek Angkek
mengajukan proposal pertanian meliputi proposal peternakan, proposal Alsintan
dan proposal irigasi tersier. Sebab ketiga bidang tersebut menjadi prioritas
pertanian Pemda Agam.
Menutup
Musrenbang, walinagari Lambah berharap Nagari Lambah dapat menjadi Kawasan
Pengembangan Peternakan di Kabupaten Agam. (Sang T)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar